Tangerang Selatan – Dalam upaya berkelanjutan meningkatkan mutu pendidikan dan kesiapan menghadapi implementasi penuh Kurikulum Merdeka, SMK Fadilah sukses menyelenggarakan pelatihan penyusunan soal yang komprehensif. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Jayadih, M.Kom., Kepala Sekolah SMK Fadilah sebagai narasumber utama. Pelatihan ini diikuti oleh seluruh tenaga pendidik SMK Fadilah dengan antusiasme tinggi, menandai komitmen sekolah dalam menciptakan asesmen yang relevan, akurat, dan berdaya guna.

Kepala Sekolah membuka sesi pelatihan dengan materi Strategi Penyusunan Soal Kurikulum Merdeka. Beliau menekankan pentingnya memahami filosofi asesmen yang berpusat pada peserta didik, di mana penilaian tidak hanya mengukur hasil akhir, tetapi juga proses pembelajaran. Materi ini membekali para guru dengan pemahaman mendalam tentang prinsip-prinsip asesmen yang adaptif dan holistik, sesuai dengan tuntutan kurikulum terbaru.

Sesi berikutnya, materi tentang membedah Soal HOTS (Higher Order Thinking Skills) untuk SMK. Dengan berbagai studi kasus dari semua mata pelajaran, guru-guru diajak untuk merancang soal yang tidak hanya menguji hafalan, tetapi juga kemampuan analisis, evaluasi, dan kreasi siswa. Contoh-contoh soal yang disajikan sangat kontekstual dengan dunia kerja, memastikan lulusan SMK Fadilah memiliki daya saing tinggi.

Aspek teknis penulisan soal juga menjadi fokus utama. Dalam sesi Teknik Penulisan Butir Soal Pilihan Ganda (PG) yang Berkualitas dan Bedah Kesalahan Bahasa dan Perbaikannya, Narasumber memberikan panduan detail mengenai kaidah konstruksi soal yang efektif, termasuk cara menghindari ambiguitas, penggunaan pernyataan negatif ganda, serta pentingnya bahasa baku dan tanda baca yang tepat. Materi ini krusial untuk memastikan soal yang dibuat guru memiliki validitas dan reliabilitas yang tinggi. Sesi ditutup dengan pembahasan Contoh Soal dengan Stimulus, di mana guru diajarkan cara merancang soal berbasis teks, infografis, atau skenario kasus yang menarik dan relevan, mendorong siswa untuk berpikir kritis dan analitis.

Sebagai penutup, Dr. Jayadih menyampaikan pesan inspiratif mengenai Tugas Utama Guru: Lebih dari Sekadar Mengajar. Beliau mengingatkan bahwa peran guru adalah mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi. Guru adalah fasilitator, motivator, dan inovator yang membentuk karakter serta kompetensi siswa, sejalan dengan filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara: “Ing Ngarsa Sung Tulada, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani.”

Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi guru-guru SMK Fadilah dalam menyusun instrumen asesmen yang tidak hanya mengukur pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan keterampilan abad ke-21 siswa. Dengan demikian, SMK Fadilah semakin mantap dalam mencetak generasi muda yang unggul dan siap berkarya. (JAY)