Tangerang Selatan, 30 Maret 2026 — Hiruk pikuk kegembiraan kembali mewarnai lingkungan SMK Fadilah. Senin pagi ini menandai dimulainya kegiatan belajar mengajar (KBM) setelah libur panjang Idul Fitri 1447 H. Seluruh Murid-Murid dari kelas X, XI, hingga XII, beserta Bapak/Ibu Guru.

Beliau mengajak seluruh siswa untuk meresapi nilai Peduli terhadap Lingkungan Global. “Rasa aman untuk bersekolah adalah nikmat yang luar biasa. Mari kita balas nikmat tersebut dengan belajuru dan Staf Tata Usaha, berkumpul serempak untuk mengikuti rangkaian kegiatan awal masuk sekolah yang penuh makna.

Kegiatan diawali dengan Upacara Bendera Pagi yang khidmat di lapangan utama sekolah. Ini adalah momen perdana seluruh keluarga besar SMK Fadilah berhimpun kembali dalam kedisiplinan setelah masa libur usai.

Pembina Upacara pagi ini, Bapak Dr. Jayadih, M.Kom ( Bang Jay) memberikan amanat yang menyentuh hati. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya bersyukur atas kedamaian yang kita nikmati.

Dalam amanatnya, Pembina Upacara menekankan kembali esensi utama menuntut ilmu di SMK Fadilah. Beliau mengingatkan bahwa tujuan belajar bukan sekadar mengejar nilai, melainkan penguasaan tiga pilar utama: Pengetahuan (Knowledge), Keterampilan (Skill), dan Sikap (Attitude).

“Ketiga hal ini adalah senjata kalian agar tidak mudah dibodohi oleh orang lain atau arus informasi yang menyesatkan. Dengan pengetahuan dan sikap yang benar, kalian akan mampu membedakan mana informasi yang valid dan mana yang hanya sekadar berita palsu atau hoax,” tegas Pembina Upacara.

Di tengah situasi dunia yang dinamis, termasuk konflik global yang sedang terjadi di Iran dan sekitarnya, siswa diajak untuk menjadi pribadi yang kritis. Kemampuan memfilter informasi menjadi bentuk nyata dari penguasaan IPTEK yang bertanggung jawab.

Selain aspek intelektual, upacara pagi ini juga menjadi ajang penguatan nilai-nilai karakter sekolah. Pembina Upacara menyoroti tiga poin utama:

  1. Mandiri: Siswa diharapkan mampu mengelola tugas dan tanggung jawabnya sendiri pasca libur panjang.
  2. Empati: Menumbuhkan rasa peduli terhadap sesama, baik di lingkungan sekolah maupun kepedulian terhadap isu-isu kemanusiaan global.
  3. Disiplin: Kembali mengukuhkan ketaatan pada aturan sekolah sebagai bentuk profesionalisme calon tenaga kerja unggul.

Suasana upacara semakin istimewa dengan kehadiran langsung Ketua Yayasan SMK Fadilah, Bapak  H. AK Jaelani, SH dan Bendahara Yayasan Ibu Hj. Denih, S.Pd. Beliau berkesempatan memberikan motivasi kepada seluruh civitas akademika.

Dalam sambutannya, Bapak Ketua Yayasan menekankan konsep “Back to School” sebagai momen membawa energi positif dari kampung halaman kembali ke sekolah. “Saya berharap semangat kegembiraan saat kalian berkumpul bersama keluarga di kampung kemarin, kini kalian bawa untuk membangun ‘rumah kedua’ kita ini.”

Beliau juga menegaskan komitmen yayasan dalam mendukung visi sekolah. “Yayasan akan terus berinovasi dan meningkatkan fasilitas agar anak-anakku semua dapat mandiri dalam penguasaan IPTEK. Mari kita hadapi tantangan global dengan pondasi karakter yang kuat.”

Setelah upacara bendera dibubarkan, acara dilanjutkan dengan kegiatan Halal Bihalal. Seluruh warga SMK Fadilah, mulai dari siswa, guru, staf, hingga Ketua Yayasan, saling berjabat tangan dalam barisan yang tertib.

Momen ini menjadi puncak kekeluargaan pagi ini. Dengan hati yang bersih, semua saling memaafkan dan melepaskan perselisihan masa lalu. Halal Bihalal ini melambangkan “titik nol” atau lembaran baru bagi SMK Fadilah untuk memulai perjalanan akademik dengan semangat persatuan yang lebih kokoh.

Back to School” di SMK Fadilah hari ini bukan sekadar kembali ke rutinitas, tetapi merupakan penyegaran komitmen: menjadi sekolah unggul berkarakter, mandiri, menguasai IPTEK, inovatif, dan peduli lingkungan global. (Jay)

Selamat belajar kembali, pejuang masa depan! SMK Fadilah, Bisa!